SUPERVISI PENDIDIKAN DATA-DRIVEN: SOLUSI ATAS KRISIS LEARNING LOSS DI INDONESIA
Keywords:
Supervisi Berbasis Data, Learning Loss, Supervisi PendidikanAbstract
Krisis learning loss pasca-pandemi COVID-19 menuntut adanya pembaruan strategi supervisi pendidikan yang selama ini cenderung administratif dan kurang solutif. Secara teoretis, supervisi pendidikan berbasis data berakar pada paradigma evidence-based education yang menekankan pengambilan keputusan berbasis bukti empiris, sehingga relevan untuk mendiagnosis kesenjangan capaian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengkritisi kelemahan supervisi tradisional, menganalisis potensi supervisi berbasis data, serta merumuskan model konseptual yang sesuai dengan konteks pendidikan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), di mana sumber data berupa buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian internasional dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi berbasis data lebih unggul dalam tiga aspek utama: (1) memberikan diagnosis spesifik berbasis indikator capaian belajar, (2) menawarkan umpan balik yang konstruktif untuk peningkatan profesionalisme guru, dan (3) mendukung pengambilan kebijakan pendidikan yang lebih responsif terhadap kondisi lapangan. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya transformasi paradigma supervisi pendidikan di Indonesia menuju model berbasis data sebagai strategi strategis dalam mengatasi learning loss sekaligus memperkuat daya saing pendidikan nasional.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Misbahul Arifin, Sugiono, Akmal Mundiri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












